Microsoft Office 2007 adalah salah satu perangkat program aplikasi yang dibuat oleh Microsoft Corporation yang memiliki banyak fungsi. Karena di dalam program aplikasi ini terdapat banyak apikasi pendukung seperti Word untuk membuat dokumen, Excel untuk membuat dokumen dengan perhitungan sistematis, Power Point untuk membuat persentasi, dan lain-lain.
Berikut ini akan dijelaskan bagaimana langkah-langkah dalam penginstallan Microsoft Office 2007. Langkah-langkah penginstallan:
1. Siapkan CD Installasi Microsoft Office 2007
2. Masukkan CD Installasi ke dalam optical drive (CD-ROM) computer
3. Maka akan muncul autorun
4. Klik install, kemudian program akan mencari file yang diperlukan seperti gambar di bawah ini
5. Setelah program selesai mencari file yang diperlukan, maka kita diharuskan untuk memasukkan Serial Number program tersebut
6. Masukkan Serial Number yang diperlukan, biasanya tercantum dalam tempat CD installasi. Jika SN yang kita masukkan telah benar, akan muncul tanda ckecklist seperti gambar berikut
7. Kemudian klik “Continue” dan akan muncul jendela license agreement. Beri tanda pada “I Agree the therms of this agreement” dan klik “Continue”
8. Maka akan muncul jendela installasi. Klik “Install Now”untuk menginstall program secara default. Tapi jika ingin ada perubahan, klik “Costumize”.
Inilah tampilan jika kita klik "Costumize"
9. Setelah itu proses installasi akan berjalan
10. Setelah installasi selesai, maka akan muncul tampilan seperti berikut. Klik “Close” untuk mengakhiri proses installasi.
11. Microsoft Office 2007 telah terinstall dan siap untuk digunakan.
Ini adalah LINK untuk men-DOWNLOAD Ms.Office 2007
SELAMAT MENCOBA
Showing posts with label Komputer. Show all posts
Showing posts with label Komputer. Show all posts
Monday, November 8, 2010
Thursday, September 23, 2010
Menampilkan Folder Option via gpedit.msc
Pernahkan Anda jumpai Folder Option pada Windows Explorer “hilang?” Kalau pernah kemungkinan ada virus di PC Anda yang bikin ulah. Virus sengaja menghilangkannya agar kita tidak bisa merubah option (settingan) tertentu pada Folder Option tersebut. Biasanya virus akan mengaktifkan option Hide extensions for known file type.
Apa alasan virus mengaktifkan option ini? Dengan mengaktifkan option ini maka ekstensi file tidak terlihat. Contoh coba.doc (dokumen MS Word) hanya terlihat coba. File ujian.xls ( dokumen MS Excel) hanya akan terlihat ujian. Coba.exe, ujian.exe juga hanya akan terlihat coba dan uji. Kondisi seperti sering digunakan virus untuk mengelabui kita. File dokumen kita akan diinfeksi kemudian diubah ekstensinya menjadi file yang excutable (exe). Contoh file coba.doc oleh virus diubah menjadi coba.exe, atau ujian.xls diubah menjadi ujian.exe dan terlihat oleh kita coba dan ujian.
Untuk Atikel selengkapnya, silahkan anda unduh di sini.
Meningkatkan System Core Windows
Disini kita akan menonaktifkan fungsi paging file yaitu file-file firtual yang akan tercipta pada saat akan menjalankan program-program tertentu yang kemudian menyimpannya kedalam hard disk. Jika menjalankan program yang besar maka akan semakin besar pula paging file yang tercipta, sehingga pemakaian memori firtual kedalam hard disk akan semakin besar yang mengakibatkan pemakaian memori virtual tidak optimal dan dapat memperlambat kinerja system.
Langkah-langkah yang perlu dilakukan yaitu:
1. Buka tool registry editor.
Caranya yaitu buka run pada start menu (windows+R) ketik regedit. Enter
2. Masuk ke sub key berikut.
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControl\SetControl\SessionManager\Memory Management
3. Cari value dengan identitas berikut.
* Nama value : DisablePagingExecutive
* Jenis value : DWORD Value
* Data value : 0x00000000(0)
4. Ganti data pada value DisablePagingExecutive tersebut menjadi 0x00000001(1).
5. Restart computer.
Mempercepat Windows XP
Di tempat anda, mungkin banyak orang yang bisa meng- install program. Namun saya yakin sangat sedikit sekali yang mengerti dan mau memahami seni dari proses install tersebut sehingga menghasilkan PC yang optimal.
Sering kita jumpai, komputer sekelas Pentium IV masih dikatakan lambat.
Padahal sudah dilakukan berbagai upaya untuk menambah memori dan meningkatkan prosesor. Namun tetap saja, masih ada beberapa proses yang dianggap lambat.
Dengan settingan berikut, anda bisa menyulap Pentium III secepat Pentium IV.
Ruang-ruang yang akan kita sentuh adalah sebagai berikut :
1. System Properties
2. System Configuration
3. Registry
*************************************************************************
1. System Properties
Adalah ruang berisi informasi tentang nama dan organisasi pemilik. Anda bisa membukanya dengan klik kanan pada icon My Computer dan pilih Properties . Atau bisa juga dengan menekan tombol Start + Pause Break .
Ada beberapa rahasia yang akan kita obrak-abrik pada system properties ini, sehingga menghasilkan installasi yang optimal. Ikuti langkah berikut :
1. Klik kanan pada icon MyComputer dan pilih Properties . Atau bisa juga dengan menekan tombol Start + Pause Break .
2. Klik menu System Restore , pastikan anda mengklik Turn Off System Restore On All Drives . Ini akan sangat berguna untuk menghalau salah satu cara perkembangbiakan virus.
3. Kemudian klik Advanced .
Terdapat 3 menu setting di bawahnya.
* Klik Setting pertama dan pastikan anda memilih Adjust For Best Performance . Lanjutkan dengan mengklik Apply . Tunggu beberapa saat, dan tampilan windows akan berubah menjadi klasik. Tampilan tersebut dapat kita rubah sesuai keinginan kita nanti.
* Selanjutnya klik Advanced , dan klik Change untuk merubah Virtual Memory. (Virtual memory adalah Space yang dijadikan memory bayangan untuk membantu kinerja memory asli yang biasa kita sebut RAM . Virtual memory ini akan meminta ruangan dari harddisk.
* Pada sub menu Custome Size , terdapat kolom Initial Size . Isikan kolom dengan angka minimal 2 kali jumlah RAM yang anda pasang.
Misalnya anda memasang RAM 128 MB, maka isi kolom tersebut dengan jumlah minimal 256. Dan pada kolom berikutnya isi dengan 2 x kolom pertama. Jangan lupa klik Set . Klik OK dan OK lagi sehingga kembali ke System Properties awal.
* Sekarang, klik menu Setting yang ketiga, anda akan melihat dua kolom yang berisi angka 30. Rubah angka tersebut menjadi 3 . Kemudian buang tanda Ceklis (v) pada Automatically Restart.
* Klik OK setelah selesai.
* Tutup System Properties dengan mengklik OK
2. System Configuration
Please, jangan pusing dulu รข€¦
Ruang berikutnya yang akan kita bedah adalah System Configuration . Perhatikan langkah berikut :
1. Klik Start pilih Run dan ketik msconfig kemudian Ok atau langsung tekan Enter
2. Dideretan menu bagian atas, di ujung kanan terdapat menu Startup . Klik menu tersebut.
3. Lihat ke bagian bawah, terdapat sederetan nama dengan masing-masing mempunyai tanda ceklis (v).
Nama-nama tersebut adalah indikasi program yang akan selalu berjalan ketika Windows baru pertama kali tampil. Dan jika kita membiarkan tanda ceklisnya, maka Windows akan sedikit lambat ketika pertama kali proses Loading .
1. buang tanda ceklis pada nama program yang dianggap tidak perlu untuk ditampilkan pada waktu START UP. Kemudian klik Apply
2. Klik OK untuk menutup System Configuration dan klik Restart .
3. Minum kopi, makan cemilan, atau pesen nasi goreng untuk menunggu komputer anda yang Restart.
Setelah komputer Restart dan kembali ke ruangan Desktop , anda dikagetkan dengan munculnya kotak dialog yang tentu saja berbahasa inggris. Langsung saja klik kotak kecil untuk memberi ceklis pada Don't Show This Massage รข€¦.., (dst) kemudian klik OK . Maka kotak tadi tidak akan muncul lagi ketika Windows baru Restart .
3. Registry
Registry adalah ruang Administrator Windows. Keluar masuknya program yang terinstall akan selalu melapor terlebih dahulu ke Registry .
Berikut ini adalah directory yang terdapat di Registry yang akan kita obrak-abrik J :
1. HKEY_CLASSES_ROOT
2. HKEY_CURRENT_USER
3. HKEY_LOCAL_MACHINE
4. HKEY_USERS
5. HKEY_CURRENT_CONFIG
Wah, istilah-istilah apapula itu ?..... Bah รข€¦ J
Yang akan kita sentuh adalah bagian a dan b . Ikuti langkah berikut :
1. Klik Start pilih Run dan ketik regedit , klik OK atau langsung tekan Enter
2. Klik tanda plus (+) pada HKEY_CURRENT_USER
3. Klik tanda plus (+) pada Control Panel
4. Klik tanda plus (+) pada Desktop
( Perhatikan jendela sebelah kanan pada posisi Desktop. Terdapat sederetan String yang cukup memusingkan dan tentu saja berbahasa Inggris. J . Cari dan temukan MenuShowDelay . Jika sudah ketemu, klik dua kali dan rubah nilainya dari 400 menjadi 0, kemudian klik OK )
5. Sekarang kembali ke jendela sebelah kiri
6. Dibawah directory Desktop terdapat sub directory WindowsMetrics . Klik sub directory tersebut dan perhatikan jendela sebelah kanan.
7. Cari dan temukan MinAnimate , klik dua kali pada value tersebut dan rubah nilainya menjadi 1 , klik OK .
Sekarang tutup Registry dengan tombol Alt + F4 atau dengan mengklik tanda silang (X) dibagian atas kanan jendela.
Restart Komputer anda dan lihat hasilnya.
Rahasia CMD (Command Prompt)
Command Prompt atau yang biasa di sebut dengan DOS Prompt adalah jendela untuk menjalankan perintah-perintah atau mengesekusi file dengan cara menuliskan perintahnya diikuti dengan menekan tombol Enter. Untuk masuk ke Command Prompt dimulai dengan Start > All Programs > Accessories trus klik Command Prompt. Atau juga bisa dari Start > Run kemudian ketikkan “cmd” (tanpa petik) trus klik OK. Untuk melihat perintah** yg dapat dieksekusi ketikkan “help/?” trus tekan Enter.
Walaupun terkesan sederhana, namun ternyata command prompt juga memiliki beberapa rahasia, seperti: untuk memanggil Regedit.exe (apabila dikunci), copy file, buat folder, delete folder, membuka beberapa menu control panel, ataupun membuka file yang bila dieksekusi akan dapat untuk setting system.
pada posting kali ini saya akan memberikan beberapa trick untuk dapat membuka menu Control Panel lewat Command Prompt
Berikut ini daftar perintah-perintah untuk membuka menu yang ada pada control panel melalui command prompt :
Accessibility Controls – access.cpl
Add Hardware Wizard – hdwwiz.cpl
Add/Remove Programs – appwiz.cpl
Administrative Tools control – admintools
Automatic Updates – wuaucpl.cpl
Bluetooth Transfer Wizard – fsquirt
Calculator – calc Certificate
Manager – certmgr.msc
Character Map – charmap
Check Disk Utility – chkdsk
Clipboard Viewer – clipbrd
Command Prompt – cmd
Component Services – dcomcnfg
Computer Management – compmgmt.msc
timedate.cpl – ddeshare
Device Manager – devmgmt.msc
Direct X Control Panel (If Installed)* – directx.cpl
Direct X Troubleshooter – dxdiag
Disk Cleanup Utility – cleanmgr
Disk Defragment – dfrg.msc
Disk Management – diskmgmt.msc
Disk Partition Manager – diskpart
Display Properties – control desktop
Display Properties – desk.cpl
Display Properties (w/Appearance Tab Preselected) – control color
Dr. Watson System Troubleshooting Utility – drwtsn32
Driver Verifier Utility – verifier
Event Viewer – eventvwr.msc
File Signature Verification Tool – sigverif
Findfast – findfast.cpl
Folders Properties – control folders
Fonts – control fonts
Fonts – Folder fonts
Free Cell Card Game – freecell
Game Controllers – joy.cpl
Group Policy Editor (XP Prof) – gpedit.msc
Hearts Card Game – mshearts
Iexpress Wizard – iexpress
Indexing Service – ciadv.msc
Internet Properties – inetcpl.cpl
IP Configuration (Display Connection Configuration) – ipconfig /all
IP Configuration (Display DNS Cache Contents) – ipconfig /displaydns
IP Configuration (Delete DNS Cache Contents) – ipconfig /flushdns
IP Configuration (Release All Connections) – ipconfig /release
IP Configuration (Renew All Connections) – ipconfig /renew
IP Configuration (Refreshes DHCP & Re-Registers DNS) – ipconfig /registerdns
IP Configuration (Display DHCP Class ID) – ipconfig /showclassid
IP Configuration (Modifies DHCP Class ID) – ipconfig /setclassid
Java Control Panel (If Installed) – jpicpl32.cpl
Java Control Panel (If Installed) – javaws
Keyboard Properties – control keyboard
Local Security Settings – secpol.msc
Local Users and Groups – lusrmgr.msc
Logs You Out Of Windows – logoff
Microsoft Chat – winchat
Minesweeper Game – winmine
Mouse Properties – control mouse
Mouse Properties – main.cpl
Network Connections – control netconnections
Network Connections – ncpa.cpl
Network Setup Wizard – netsetup.cpl
Notepad – notepad Nview Desktop Manager (If Installed) – nvtuicpl.cpl
Object Packager – packager
ODBC Data Source Administrator – odbccp32.cpl
On Screen Keyboard – osk
Opens AC3 Filter (If Installed) – ac3filter.cpl
Password Properties – password.cpl
Performance Monitor – perfmon.msc
Performance Monitor – perfmon
Phone and Modem Options – telephon.cpl
Power Configuration – powercfg.cpl
Printers and Faxes – control printers
Printers Folder – printers
Private Character Editor – eudcedit
Quicktime (If Installed) – QuickTime.cpl
Regional Settings – intl.cpl
Registry Editor – regedit
Registry Editor – regedit32
Remote Desktop – mstsc
Removable Storage – ntmsmgr.msc
Removable Storage Operator Requests – ntmsoprq.msc
Resultant Set of Policy (XP Prof) – rsop.msc
Scanners and Cameras – sticpl.cpl
Scheduled Tasks – control schedtasks S
ecurity Center – wscui.cpl Services – services.msc
Shared Folders – fsmgmt.msc
Shuts Down Windows – shutdown
Sounds and Audio – mmsys.cpl
Spider Solitare Card Game spider SQL Client Configuration – cliconfg
System Configuration Editor – sysedit
System Configuration Utility – msconfig
System File Checker Utility (Scan Immediately) – sfc /scannow
System File Checker Utility (Scan Once At Next Boot) – sfc /scanonce
System File Checker Utility (Scan On Every Boot) – sfc /scanboot
System File Checker Utility (Return to Default Setting) – sfc /revert
System File Checker Utility (Purge File Cache) – sfc /purgecache
System File Checker Utility (Set Cache Size to size x) – sfc /cachesize=x
System Properties – sysdm.cpl
Task Manager – taskmgr
Telnet Client – telnet
User Account Management – nusrmgr.cpl
Utility Manager – utilman
Windows Firewall – firewall.cpl
Windows Magnifier – magnify
Windows Management Infrastructure – wmimgmt.msc
Windows System Security Tool – syskey
Windows Update Launches – wupdmgr
Windows XP Tour Wizard – tourstart
Wordpad – write
Tips Merawat Komputer
Terkadang, suatu saat kita mengalami hal-hal yang aneh pada komputer kita. Entah itu mati secara tiba-tiba, restart sendiri, nge'hang', dan lain-lain. Sebenarnya, kita bisa mencegah kejadian tersebut. Yang intinya, kita harus merawat komputer kita secara teratur. Hal ini bertujuan agar komputer kita tetap optimal. Berikut adalah beberapa cara untuk merawat komputer agar tetap optimal.
1. Defrag harddisk secara berkala.
Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk.Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk Defragmenter. Saat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini.
2. Aktifkan screensaver
Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yg penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yg sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor Anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi. Cara+ mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start > Control Panel > Display > klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera Anda.
3. Ventilasi yang cukup
Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan.
4. Pakailah UPS atau stavolt.
Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yg dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik.
5. Tutup / close program yg tidak berguna
Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer berjalan lambat (lelet) juga beban kerja menjadi lebih berat yg akhirnya dapat memperpendek umur komponen/komputer.<
6. Install program antivirus dan update secara berkala<
Untuk dapat mengenali virus/trojan2 baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yg terlanjur menyebar di komputer dapat membuat Anda menginstall ulang komputer. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk Anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang.
7. Bersihkan Recycle Bin secara rutin
Sebenarnya file/folder yg kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin ini dengan maksud agar suatu saat apabila Anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yg sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yg dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lelet.
Caranya jalankan Windows Explorer > klik Recycle Bin > klik File > klik Empty Recyle Bin
Atau Anda dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup
Caranya Klik Start > Program > Accessories > System Tool > Disk Cleanup > kemudian pilih drive yg mau dibersihkan > setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yg lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah klik OK.
8. Jangan meletakkan Speacker Active terlalu dekat dengan monitor
Karena medan magnet yang ada pada speacker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang.
9. Uninstall atau buang program yg tidak berguna
Ruang harddisk yg terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak.
10. Bersihkan motherboard & periferal lain dari debu secara berkala
Setidaknya enam bulan sekali hal ini harus dilakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer.
11. Pasang kabel ground.
Apabila casing nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg “nyasar” sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet.
1. Defrag harddisk secara berkala.
Fungsi defrag adalah untuk menata dan mengurutkan file-file harddisk berdasarkan jenis file/data sedemikian rupa sehingga akan mempermudah proses read/write sehingga beban kerja akan lebih ringan yg akhirnya dapat memperpanjang umur harddisk.Caranya klik menu Start > Program > Accesories > System Tool > Disk Defragmenter. Saat menjalankan fungsi ini tidak boleh ada program lain yg berjalan termasuk screensaver karena akan mengacaukan fungsi defrag ini.
2. Aktifkan screensaver
Selain bersifat estetis, screensaver mempunyai fungsi lain yg penting. Monitor CRT juga televisi menggunakan fosfor untuk menampilkan gambar. Kalau monitor menampilkan gambar yg sama untuk beberapa saat maka ada fosfor yang menyala terus menerus. Hal ini dapat mengakibatkan monitor bermasalah yaitu gambar menjadi redup/kurang jelas. Lain halnya jika monitor Anda adalah LCD, LED yg sudah dilengkapi dengan energy saving, maka screensaver tidak terlalu dibutuhkan lagi. Cara+ mengaktifkan screensaver dapat dilakukan dengan banyak cara, salah satunya klik Start > Control Panel > Display > klik tab screensaver, kemudian pilih sesuai selera Anda.
3. Ventilasi yang cukup
Tempatkan monitor maupun CPU sedemikian rupa sehingga ventilasi udara dari dan ke monitor / CPU cukup lancar. Ventilasi yg kurang baik akan menyebabkan panas berlebihan sehingga komponen/rangkaian elektronik di dalamnya akan menjadi cepat panas sehingga dapat memperpendek umur komponen tsb. Oleh karena itu usahakan jarak antara monitor/CPU dengan dinding/tembok minimal 30 cm. Kalau perlu pasang kipas angin di dalam ruangan.
4. Pakailah UPS atau stavolt.
Pakailah UPS untuk mengantisipasi listrik mati secara tiba-tiba yg dapat mengakibatkan kerusakan pada harddisk. Kalau terpaksa tidak ada UPS, pakailah Stavolt untuk mengantisipasi naik turunnya tegangan listrik.
5. Tutup / close program yg tidak berguna
Setiap program yg diload atau dijalankan membutuhkan memory (RAM) sehingga semakin banyak program yg dijalankan semakin banyak memory yg tersita. Hal ini selain dapat menyebabkan komputer berjalan lambat (lelet) juga beban kerja menjadi lebih berat yg akhirnya dapat memperpendek umur komponen/komputer.<
6. Install program antivirus dan update secara berkala<
Untuk dapat mengenali virus/trojan2 baru sebaiknya update program antivirus secara berkala. Virus yg terlanjur menyebar di komputer dapat membuat Anda menginstall ulang komputer. Hal ini selain membutuhkan biaya juga akan menyebabkan harddisk Anda akan lebih cepat rusak dibanding apabila tidak sering diinstall ulang.
7. Bersihkan Recycle Bin secara rutin
Sebenarnya file/folder yg kita hapus tidak langsung hilang dari harddisk karena akan ditampung dahulu di Recycle Bin ini dengan maksud agar suatu saat apabila Anda masih membutuhkannya dapat mengembalikan lagi. Recycle Bin yg sudah banyak juga akan menyita ruang harddisk yg dapat menyebabkan pembacaan harddisk jadi lelet.
Caranya jalankan Windows Explorer > klik Recycle Bin > klik File > klik Empty Recyle Bin
Atau Anda dapat menjalankan fungsi Disk Cleanup
Caranya Klik Start > Program > Accessories > System Tool > Disk Cleanup > kemudian pilih drive yg mau dibersihkan > setelah itu centangilah opsi Recycle Bin kalau perlu centangi juga yg lain (seperti temporary file, temporary internet file), setelah klik OK.
8. Jangan meletakkan Speacker Active terlalu dekat dengan monitor
Karena medan magnet yang ada pada speacker tersebut akan mempengaruhi monitor yaitu warna monitor menjadi tidak rata atau belang-belang.
9. Uninstall atau buang program yg tidak berguna
Ruang harddisk yg terlalu banyak tersita akan memperlambat proses read/write harddisk sehingga beban kerjanya akan lebih berat sehingga harddisk akan cepat rusak.
10. Bersihkan motherboard & periferal lain dari debu secara berkala
Setidaknya enam bulan sekali hal ini harus dilakukan. Buka casingnya terlebih dahulu kemudian bersihkan motherboard dan periferal lain (RAM, Video Card, Modem, Sound Card, CDR/CDRW/DVRW, TV Tuner) dengan sikat halus. Pada saat komputer tidak digunakan tutuplah komputer (monitor, CPU, keyboard/mouse) dengan cover sehingga debu tidak mudah masuk ke dalam komputer.
11. Pasang kabel ground.
Apabila casing nyetrum, ambil kabel dengan panjang seperlunya, ujung satu dihubungkan dengan badan CPU (pada casing) sedangkan ujung yg lain ditanam dalam tanah. Hal ini akan dapat menetralkan arus listrik yg “nyasar” sehingga dapat membuat komponen elektronik lebih awet.
Disable My Computer pada Windows XP
Cara Mendisable My Computer Pada Windows XP. Jika komputer kita sering digunakan oleh orang lain, untuk keamanan mungkin kita perlu memberikan sedikit proteksi terhadap komputer tersebut. Salah satu proteksi yang dapat kita lakukan adalah dengan membatasi user lain untuk mengakses My Computer yang biasanya digunakan user untuk mengakses system drive komputer. Untuk melakukannya, silakan ikuti tahapan-tahapannya berikut ini bersama Tips dan Trik Komputer.
Langkah-langkah untuk mendisable My Computer adalah sebagai berikut.
Pertama, jalankan regedit.
Kedua, klik HKey_Classes_Root\CLSID
Ketiga, temukan value berikut ini.
20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D
Atau jika kesulitan, gunakan submenu Find pada menu .

Keempat, kemudian hapus value tersebut.
Kelima, restart komputer untuk mengetahui hasilnya.
Selamat Mencoba!!
WARNING!!! Sebelum melakukan pengeditan Registry, pastikan kita telah melakukan pembackup registry terlebih dahulu dengan tujuan apabila terjadi kesalahan kita dapat mengembalikan registry seperti keadaan semula.
Langkah-langkah untuk mendisable My Computer adalah sebagai berikut.
Pertama, jalankan regedit.
Kedua, klik HKey_Classes_Root\CLSID
Ketiga, temukan value berikut ini.
20D04FE0-3AEA-1069-A2D8-08002B30309D
Atau jika kesulitan, gunakan submenu Find pada menu .

Keempat, kemudian hapus value tersebut.
Kelima, restart komputer untuk mengetahui hasilnya.
Selamat Mencoba!!
WARNING!!! Sebelum melakukan pengeditan Registry, pastikan kita telah melakukan pembackup registry terlebih dahulu dengan tujuan apabila terjadi kesalahan kita dapat mengembalikan registry seperti keadaan semula.
Cara Darurat Menambah Memori
Cara Menambahkan Memori Dengan Virtual Memori. Kita sering bekerja sambil mendengarkan musik. Atau bahkan sambil menjalankan aplikasi lain dengan tujuan untuk menghemat waktu. Menjalankan aplikasi secara bersamaan dapat menyebabkan komputer menjadi “kehabisan” memori. Kita sering mendapati komputer mengalami apa yang disebut dengan “low memory” di mana kapasitas memori yang tersisa tinggal sedikit.
Menambah RAM (Memori) kadang-kadang bukanlah solusi yang bijaksana karena selain harus bongkar-bongkar hardware juga harus mengeluarkan biaya untuk membeli RAM tersebut.
Ada cara darurat lain yang dapat kita lakukan yaitu dengan cara membuat Virtual Memory, teknik di mana system operasi akan mengalokasikan sebagian isi harddisk untuk menjadi memori tambahan pada computer. Alokasi sebagian isi harddisk tersebut dinamakan Paging File.
Berikut langkah-langkah untuk membuat Virtual Memori pada computer.
Pertama, klik Start >> Control Panel >> System hingga akan muncul jendela “System Properties”.
Kedua, klik tab “Advance” kemudian pada boks “performance”, klik setting hingga muncul jendela “Perfomance Options”.
Ketiga, pada jendela “Perfomance options”, pilih tab “Advance”, seperti screenshot di bawah ini.
Keempat, kemudian pada boks “Virtual Memory”, klik “Change”, kemudian akan muncul daftar harddisk pada computer kita, seperti screenshot di bawah ini.
<
Kelima, kemudian pilih salah satu drive untuk tempat Virtual Memory yang akan kita buat. Pilihlah drive yang berbeda dengan lokasi drive system. Kemudian klik pada “Custom Size”.

Keenam, isikan nilai pada Initial size dan pada Maximum size dalam MB. Sebagai pedoman, untuk nilai Initial size, kapasitas RAM dikali 1,5. Sedangkan untuk nilai Maximum size, kapasitas RAM dikalikan 3.
Sebagai contoh, misalkan kapasitas RAM kita adalah 512 MB, maka nilai pada Initial sizenya adalah 756 MB, untuk maximum sizenya adalah 1512 MB.
Ketujuh, pastikan masih ada free space pada harddisk untuk menampung virtual memory yang kita buat tersebut.
Kedelapan, kemudian klik OK kemudian OK dan OK lagi.
Kesembilan, selesai dan kemudian pastikan performance computer kita menjadi lebih baik atau cepat dibandingkan sebelumnya.
Kesepuluh, selamat mencoba!!
Menambah RAM (Memori) kadang-kadang bukanlah solusi yang bijaksana karena selain harus bongkar-bongkar hardware juga harus mengeluarkan biaya untuk membeli RAM tersebut.
Ada cara darurat lain yang dapat kita lakukan yaitu dengan cara membuat Virtual Memory, teknik di mana system operasi akan mengalokasikan sebagian isi harddisk untuk menjadi memori tambahan pada computer. Alokasi sebagian isi harddisk tersebut dinamakan Paging File.
Berikut langkah-langkah untuk membuat Virtual Memori pada computer.
Pertama, klik Start >> Control Panel >> System hingga akan muncul jendela “System Properties”.
Kedua, klik tab “Advance” kemudian pada boks “performance”, klik setting hingga muncul jendela “Perfomance Options”.
Ketiga, pada jendela “Perfomance options”, pilih tab “Advance”, seperti screenshot di bawah ini.
Keempat, kemudian pada boks “Virtual Memory”, klik “Change”, kemudian akan muncul daftar harddisk pada computer kita, seperti screenshot di bawah ini.
<Kelima, kemudian pilih salah satu drive untuk tempat Virtual Memory yang akan kita buat. Pilihlah drive yang berbeda dengan lokasi drive system. Kemudian klik pada “Custom Size”.

Keenam, isikan nilai pada Initial size dan pada Maximum size dalam MB. Sebagai pedoman, untuk nilai Initial size, kapasitas RAM dikali 1,5. Sedangkan untuk nilai Maximum size, kapasitas RAM dikalikan 3.
Sebagai contoh, misalkan kapasitas RAM kita adalah 512 MB, maka nilai pada Initial sizenya adalah 756 MB, untuk maximum sizenya adalah 1512 MB.
Ketujuh, pastikan masih ada free space pada harddisk untuk menampung virtual memory yang kita buat tersebut.
Kedelapan, kemudian klik OK kemudian OK dan OK lagi.
Kesembilan, selesai dan kemudian pastikan performance computer kita menjadi lebih baik atau cepat dibandingkan sebelumnya.
Kesepuluh, selamat mencoba!!
Menampilkan Folder Options via Registry
Folder Options di windows xp menghilang biasanya disebabkan karena virus (walau virusnya sudah tidak ada). Dengan hilangnya folder options kita tidak bisa melihat atau mengatur atribut file atau folder yang hidden, padahal kita sangat memerlukannya.
Untuk mengembalikan folder options supaya tampil dan berfungsi kembali silakan coba langkah berikut :
1. Klik start -->RUN-->ketik regedit-->klik OK
2. Masuk ke key berikut ini : HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows \CurrentVersion\Policies\Explorer
3. Lihat jendela disebelah kanan , dobel klik dword NoFolderOptions, ubah value data menjadi 0 (nol) -->Klik OK.
Restart komputer untuk melihat hasilya. Ada kemungkinan cara di atas tidak berhasil untuk beberapa kasus, karena virus menggunakan cara yang berbeda untuk menghilangkan folder options.
Semoga bermanfaat
Membuat Disable Autorun Pada Windows XP
Pada saat ini penyebaran virus, spyware atau malware banyak melalui USB flash disk . Flash disk yang terinfeksi virus ketika dikoneksikan kepada komputer yang bersih (tidak bervirus), dan pada komputer tersebut setting untuk autoplay/autorunnya enable (default), maka komputer tersebut akan tertular virus, terkecuali apabila komputernya telah mempunyai update anti virus terbaru yang mengenali virus tersebut.
Untuk membuat Disable autorun yaitu dengan cara :
1. Klik tombol Start -> Run.
2. Ketik gpedit.msc dan klik OK.
3. Klik pada User Configuration --> Administrative Templates --> System.
4. Double klik pada Turn Off Autoplay.
5. Klik option Enable.
6. Pada option Turn off Autoplay on, pilih All drives.
7. Klik OK.
Cara lain yaitu dengan memakai program Tweak UI, tool free dari microsoft yang dapat didownload disini, Ukurannya filenya hanya sekitar 147KB.
Setelah didownload dan diinstal, kemudian jalankan programnya.Unchek drive seperti pada tampilan gambar berikut :
Kalau Disable Autorun sudah dilakukan, maka ketika ada flash disk yang dikoneksikan ke komputer, autoplaynya tidak akan jalan, sehingga kalau flash disk tersebut bervirus tidak akan menularkan virusnya ke komputer. Akan tetapi kita juga harus membuka drive tersebut dengan cara klik kanan - explore, jangan sekali – kali menDouble Klik atau open kalau komputar kita tidak ingin tertular, karena dengan cara begitu sama dengan menjalankan file autorun yang ada dalam flash disk tersebut.
Jadi sebaiknya kita harus terbiasa dengan klik kanan - explore.
Biasanya file executable virus atributnya system dan hiden, untuk bisa melihatnya masuk ke folder options view, (pada windows explorer klik menu tools->folder options kemudian beri centang pada show hiden files and folders, dan hilangkan centang pada hide protected operating system files.
Dengan cara ini kita dapat melihat file yang hidden dan dapat menghapusnya kalau file tersebut tidak dikehendaki (virus).
Tuesday, August 31, 2010
Rahasia CMD (Command Prompt)
Command Prompt atau yang biasa di sebut dengan DOS Prompt adalah jendela untuk menjalankan perintah-perintah atau mengesekusi file dengan cara menuliskan perintahnya diikuti dengan menekan tombol Enter. Untuk masuk ke Command Prompt dimulai dengan Start > All Programs > Accessories trus klik Command Prompt. Atau juga bisa dari Start > Run kemudian ketikkan “cmd” (tanpa petik) trus klik OK. Untuk melihat perintah** yg dapat dieksekusi ketikkan “help/?” trus tekan Enter.
Walaupun terkesan sederhana, namun ternyata command prompt juga memiliki beberapa rahasia, seperti: untuk memanggil Regedit.exe (apabila dikunci), copy file, buat folder, delete folder, membuka beberapa menu control panel, ataupun membuka file yang bila dieksekusi akan dapat untuk setting system.
pada posting kali ini saya akan memberikan beberapa trick untuk dapat membuka menu Control Panel lewat Command Prompt
Berikut ini daftar perintah-perintah untuk membuka menu yang ada pada control panel melalui command prompt :
Accessibility Controls – access.cpl
Add Hardware Wizard – hdwwiz.cpl
Add/Remove Programs – appwiz.cpl
Administrative Tools control – admintools
Automatic Updates – wuaucpl.cpl
Bluetooth Transfer Wizard – fsquirt
Calculator – calc Certificate
Manager – certmgr.msc
Character Map – charmap
Check Disk Utility – chkdsk
Clipboard Viewer – clipbrd
Command Prompt – cmd
Component Services – dcomcnfg
Computer Management – compmgmt.msc
timedate.cpl – ddeshare
Device Manager – devmgmt.msc
Direct X Control Panel (If Installed)* – directx.cpl
Direct X Troubleshooter – dxdiag
Disk Cleanup Utility – cleanmgr
Disk Defragment – dfrg.msc
Disk Management – diskmgmt.msc
Disk Partition Manager – diskpart
Display Properties – control desktop
Display Properties – desk.cpl
Display Properties (w/Appearance Tab Preselected) – control color
Dr. Watson System Troubleshooting Utility – drwtsn32
Driver Verifier Utility – verifier
Event Viewer – eventvwr.msc
File Signature Verification Tool – sigverif
Findfast – findfast.cpl
Folders Properties – control folders
Fonts – control fonts
Fonts – Folder fonts
Free Cell Card Game – freecell
Game Controllers – joy.cpl
Group Policy Editor (XP Prof) – gpedit.msc
Hearts Card Game – mshearts
Iexpress Wizard – iexpress
Indexing Service – ciadv.msc
Internet Properties – inetcpl.cpl
IP Configuration (Display Connection Configuration) – ipconfig /all
IP Configuration (Display DNS Cache Contents) – ipconfig /displaydns
IP Configuration (Delete DNS Cache Contents) – ipconfig /flushdns
IP Configuration (Release All Connections) – ipconfig /release
IP Configuration (Renew All Connections) – ipconfig /renew
IP Configuration (Refreshes DHCP & Re-Registers DNS) – ipconfig /registerdns
IP Configuration (Display DHCP Class ID) – ipconfig /showclassid
IP Configuration (Modifies DHCP Class ID) – ipconfig /setclassid
Java Control Panel (If Installed) – jpicpl32.cpl
Java Control Panel (If Installed) – javaws
Keyboard Properties – control keyboard
Local Security Settings – secpol.msc
Local Users and Groups – lusrmgr.msc
Logs You Out Of Windows – logoff
Microsoft Chat – winchat
Minesweeper Game – winmine
Mouse Properties – control mouse
Mouse Properties – main.cpl
Network Connections – control netconnections
Network Connections – ncpa.cpl
Network Setup Wizard – netsetup.cpl
Notepad – notepad Nview Desktop Manager (If Installed) – nvtuicpl.cpl
Object Packager – packager
ODBC Data Source Administrator – odbccp32.cpl
On Screen Keyboard – osk
Opens AC3 Filter (If Installed) – ac3filter.cpl
Password Properties – password.cpl
Performance Monitor – perfmon.msc
Performance Monitor – perfmon
Phone and Modem Options – telephon.cpl
Power Configuration – powercfg.cpl
Printers and Faxes – control printers
Printers Folder – printers
Private Character Editor – eudcedit
Quicktime (If Installed) – QuickTime.cpl
Regional Settings – intl.cpl
Registry Editor – regedit
Registry Editor – regedit32
Remote Desktop – mstsc
Removable Storage – ntmsmgr.msc
Removable Storage Operator Requests – ntmsoprq.msc
Resultant Set of Policy (XP Prof) – rsop.msc
Scanners and Cameras – sticpl.cpl
Scheduled Tasks – control schedtasks S
ecurity Center – wscui.cpl Services – services.msc
Shared Folders – fsmgmt.msc
Shuts Down Windows – shutdown
Sounds and Audio – mmsys.cpl
Spider Solitare Card Game spider SQL Client Configuration – cliconfg
System Configuration Editor – sysedit
System Configuration Utility – msconfig
System File Checker Utility (Scan Immediately) – sfc /scannow
System File Checker Utility (Scan Once At Next Boot) – sfc /scanonce
System File Checker Utility (Scan On Every Boot) – sfc /scanboot
System File Checker Utility (Return to Default Setting) – sfc /revert
System File Checker Utility (Purge File Cache) – sfc /purgecache
System File Checker Utility (Set Cache Size to size x) – sfc /cachesize=x
System Properties – sysdm.cpl
Task Manager – taskmgr
Telnet Client – telnet
User Account Management – nusrmgr.cpl
Utility Manager – utilman
Windows Firewall – firewall.cpl
Windows Magnifier – magnify
Windows Management Infrastructure – wmimgmt.msc
Windows System Security Tool – syskey
Windows Update Launches – wupdmgr
Windows XP Tour Wizard – tourstart
Wordpad – write
Saturday, August 21, 2010
Mempercepat Windows XP
Di tempat anda, mungkin banyak orang yang bisa meng- install program. Namun saya yakin sangat sedikit sekali yang mengerti dan mau memahami seni dari proses install tersebut sehingga menghasilkan PC yang optimal.
Sering kita jumpai, komputer sekelas Pentium IV masih dikatakan lambat.
Padahal sudah dilakukan berbagai upaya untuk menambah memori dan meningkatkan prosesor. Namun tetap saja, masih ada beberapa proses yang dianggap lambat.
Dengan settingan berikut, anda bisa menyulap Pentium III secepat Pentium IV.
Ruang-ruang yang akan kita sentuh adalah sebagai berikut :
1. System Properties
2. System Configuration
3. Registry
*************************************************************************
1. System Properties
Adalah ruang berisi informasi tentang nama dan organisasi pemilik. Anda bisa membukanya dengan klik kanan pada icon My Computer dan pilih Properties . Atau bisa juga dengan menekan tombol Start + Pause Break .
Ada beberapa rahasia yang akan kita obrak-abrik pada system properties ini, sehingga menghasilkan installasi yang optimal. Ikuti langkah berikut :
1. Klik kanan pada icon MyComputer dan pilih Properties . Atau bisa juga dengan menekan tombol Start + Pause Break .
2. Klik menu System Restore , pastikan anda mengklik Turn Off System Restore On All Drives . Ini akan sangat berguna untuk menghalau salah satu cara perkembangbiakan virus.
3. Kemudian klik Advanced .
Terdapat 3 menu setting di bawahnya.
* Klik Setting pertama dan pastikan anda memilih Adjust For Best Performance . Lanjutkan dengan mengklik Apply . Tunggu beberapa saat, dan tampilan windows akan berubah menjadi klasik. Tampilan tersebut dapat kita rubah sesuai keinginan kita nanti.
* Selanjutnya klik Advanced , dan klik Change untuk merubah Virtual Memory. (Virtual memory adalah Space yang dijadikan memory bayangan untuk membantu kinerja memory asli yang biasa kita sebut RAM . Virtual memory ini akan meminta ruangan dari harddisk.
* Pada sub menu Custome Size , terdapat kolom Initial Size . Isikan kolom dengan angka minimal 2 kali jumlah RAM yang anda pasang.
Misalnya anda memasang RAM 128 MB, maka isi kolom tersebut dengan jumlah minimal 256. Dan pada kolom berikutnya isi dengan 2 x kolom pertama. Jangan lupa klik Set . Klik OK dan OK lagi sehingga kembali ke System Properties awal.
* Sekarang, klik menu Setting yang ketiga, anda akan melihat dua kolom yang berisi angka 30. Rubah angka tersebut menjadi 3 . Kemudian buang tanda Ceklis (v) pada Automatically Restart.
* Klik OK setelah selesai.
* Tutup System Properties dengan mengklik OK
2. System Configuration
Please, jangan pusing dulu รข€¦
Ruang berikutnya yang akan kita bedah adalah System Configuration . Perhatikan langkah berikut :
1. Klik Start pilih Run dan ketik msconfig kemudian Ok atau langsung tekan Enter
2. Dideretan menu bagian atas, di ujung kanan terdapat menu Startup . Klik menu tersebut.
3. Lihat ke bagian bawah, terdapat sederetan nama dengan masing-masing mempunyai tanda ceklis (v).
Nama-nama tersebut adalah indikasi program yang akan selalu berjalan ketika Windows baru pertama kali tampil. Dan jika kita membiarkan tanda ceklisnya, maka Windows akan sedikit lambat ketika pertama kali proses Loading .
1. buang tanda ceklis pada nama program yang dianggap tidak perlu untuk ditampilkan pada waktu START UP. Kemudian klik Apply
2. Klik OK untuk menutup System Configuration dan klik Restart .
3. Minum kopi, makan cemilan, atau pesen nasi goreng untuk menunggu komputer anda yang Restart.
Setelah komputer Restart dan kembali ke ruangan Desktop , anda dikagetkan dengan munculnya kotak dialog yang tentu saja berbahasa inggris. Langsung saja klik kotak kecil untuk memberi ceklis pada Don't Show This Massage รข€¦.., (dst) kemudian klik OK . Maka kotak tadi tidak akan muncul lagi ketika Windows baru Restart .
3. Registry
Registry adalah ruang Administrator Windows. Keluar masuknya program yang terinstall akan selalu melapor terlebih dahulu ke Registry .
Berikut ini adalah directory yang terdapat di Registry yang akan kita obrak-abrik J :
1. HKEY_CLASSES_ROOT
2. HKEY_CURRENT_USER
3. HKEY_LOCAL_MACHINE
4. HKEY_USERS
5. HKEY_CURRENT_CONFIG
Wah, istilah-istilah apapula itu ?..... Bah รข€¦ J
Yang akan kita sentuh adalah bagian a dan b . Ikuti langkah berikut :
1. Klik Start pilih Run dan ketik regedit , klik OK atau langsung tekan Enter
2. Klik tanda plus (+) pada HKEY_CURRENT_USER
3. Klik tanda plus (+) pada Control Panel
4. Klik tanda plus (+) pada Desktop
( Perhatikan jendela sebelah kanan pada posisi Desktop. Terdapat sederetan String yang cukup memusingkan dan tentu saja berbahasa Inggris. J . Cari dan temukan MenuShowDelay . Jika sudah ketemu, klik dua kali dan rubah nilainya dari 400 menjadi 0, kemudian klik OK )
5. Sekarang kembali ke jendela sebelah kiri
6. Dibawah directory Desktop terdapat sub directory WindowsMetrics . Klik sub directory tersebut dan perhatikan jendela sebelah kanan.
7. Cari dan temukan MinAnimate , klik dua kali pada value tersebut dan rubah nilainya menjadi 1 , klik OK .
Sekarang tutup Registry dengan tombol Alt + F4 atau dengan mengklik tanda silang (X) dibagian atas kanan jendela.
Restart Komputer anda dan lihat hasilnya.
Meningkatkan System Core Windows
Disini kita akan menonaktifkan fungsi paging file yaitu file-file firtual yang akan tercipta pada saat akan menjalankan program-program tertentu yang kemudian menyimpannya kedalam hard disk. Jika menjalankan program yang besar maka akan semakin besar pula paging file yang tercipta, sehingga pemakaian memori firtual kedalam hard disk akan semakin besar yang mengakibatkan pemakaian memori virtual tidak optimal dan dapat memperlambat kinerja system.
Langkah-langkah yang perlu dilakukan yaitu:
1. Buka tool registry editor.
Caranya yaitu buka run pada start menu (windows+R) ketik regedit. Enter
2. Masuk ke sub key berikut.
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControl\SetControl\SessionManager\Memory Management
3. Cari value dengan identitas berikut.
* Nama value : DisablePagingExecutive
* Jenis value : DWORD Value
* Data value : 0x00000000(0)
4. Ganti data pada value DisablePagingExecutive tersebut menjadi 0x00000001(1).
5. Restart computer.
Tuesday, August 10, 2010
Menampilkan Folder Option via gpedit.msc
Pernahkan Anda jumpai Folder Option pada Windows Explorer “hilang?” Kalau pernah kemungkinan ada virus di PC Anda yang bikin ulah. Virus sengaja menghilangkannya agar kita tidak bisa merubah option (settingan) tertentu pada Folder Option tersebut. Biasanya virus akan mengaktifkan option Hide extensions for known file type.
Apa alasan virus mengaktifkan option ini? Dengan mengaktifkan option ini maka ekstensi file tidak terlihat. Contoh coba.doc (dokumen MS Word) hanya terlihat coba. File ujian.xls ( dokumen MS Excel) hanya akan terlihat ujian. Coba.exe, ujian.exe juga hanya akan terlihat coba dan uji. Kondisi seperti sering digunakan virus untuk mengelabui kita. File dokumen kita akan diinfeksi kemudian diubah ekstensinya menjadi file yang excutable (exe). Contoh file coba.doc oleh virus diubah menjadi coba.exe, atau ujian.xls diubah menjadi ujian.exe dan terlihat oleh kita coba dan ujian.
Untuk Atikel selengkapnya, silahkan anda unduh di sini.
Monday, August 9, 2010
Membatasi Hak Akses Drive pada My Computer
Apakah PC Anda sering digunakan anak atau isteri Anda? Atau bahkan sering Anda pinjamkan kepada orang lain? Mungkin saja Anda punya data penting yang tidak boleh diketahui oleh orang lain atau tidak boleh diakses oleh anak seusia anak Anda. Bagaimana jika Anda sering membawa pulang pekerjaan kantor berupa data/file penting yang orang lain tidak boleh mengetahuinya?
Banyak alternatife untuk membatasi/mencegah hak akses agar data tidak bisa diakses orang lain. Selain dengan menggunakan software tertentu (misalnya, Folder Security) bisa juga dengan mengotak-atik fasilitas Group Policy Editor (gpedit.msc). Dengan hanya beberapa langkah saja, Anda akan terbebas dari perasaan kuatir akan keamanan data Anda.
Untuk membatasi hak akses pada drive anda, Ikuti langkah-langkah di bawah ini.
• Klik Start > Run > ketik gpedit.msc kemudian ENTER atau OK
• Kemudian Klik User Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Windows Explorer
• Kemudian pada sisi sebelah kanan Klik double pada Prevent access to the drive from My Computer
Klik/pilih Enabled kemudian pilih salah satu option dibawah menu Pick one of the following combinations
Tapi biasanya unutk kita mengetahui hasilnya, kita harus me-restart komputer.
Selamat Mencoba!!!!
Saturday, August 7, 2010
Cara Menangani Komputer Rusak
Jika PC sering kali menunjukan adanya peng-alamatan yang rumit, atau menampilkan suatu pesan error, mengeluarkan bunyi beep yang terus menerus secara beraturan atau tidak beraturan, PC tersebut kemungkinan besar sedang dalam masalah,ada tips dan solusi untuk mengatasi masalah tersebut dan PC Anda dapat berfungsi kembali seperti sedia kala.
Masalah atau kerusakan yang timbul biasanya dikategorikan dalam 2 jenis kerusakan yaitu : Masalah atau kerusakan Hardware dan Software
Jenis Kerusakan Dapat dikategorikan menjadi 2 kategori, yaitu :
1. Kerusakan Pada Hardware (Perangkat Keras)
2. Kerusakan Pada Software (Perangkat Lunak)
Kerusakan pada Hardware :
Masalah dengan komponen Hardware perlu penanganan yang serius karena sulit dilokalisir dan disingkirkan tanpa tools yang tepat, keahlian dan pengalaman yang menunjang. Penjelasan akan berkisar pada masalah yang sering terjadi disertai dengan cara mengatasinya.
1. Kerusakan Pada Power Supply
Gejala :
Setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor tidak menyala.
Solusi :
Periksalah apakah kabel terhubung dengan benar dan steker terpasang dengan baik pada soketnya, periksa juga apakah ada tombol on/off dibelakang tepatnya dibelakang Power Supply sudah dalam posisi On, Jika sudah yakin terpasang dengan benar tapi tetap tidak ada respon untuk meyakinkan silahkan anda ganti kabel power dengan yang anda yakini bagus. Masalah terjadi karena tidak adanya tegangan listrik yang masuk, kerusakan ada pada kabel power.
Masalah :
Setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor menyala.
Solusi :
Lakukan seperti langkah diatas, tetapi jika masih belum ada respon berati masalah ada pada Power Supply, Silahkan anda ganti PS nya, Saya sarankan sebaiknya anda ganti saja Power Supply yang rusak dengan yang baru, dan hati-hatilah dalam pemasangannya.
Catatan : Jika kerusakan hanya pada Power Supply saja, Setelah anda menggantinya, komputer akan kembali bekerja dengan normal. Kecuali jika ada masalah pada komponen yang lainnya seperti Mother Board, VGA Card dan Memory.
2. Kerusakan Pada Mother Board
Gejala :
Setelah dihidupkan, tidak ada tampilan di monitor, lampu indikator (led) di panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor berkedip-kedip, kipas power supply dan kipas procesor berputar, tidak ada suara beep di speaker.
Solusi :
Langkah pertama lepas semua kabel power yang terhubung ke listrik, kabel data ke monitor, kabel keyboad/mouse, dan semua kabel yang terhubung ke CPU, kemudian lepas semua sekrup penutup cashing. Dalam keadaan casing terbuka silahkan anda lepaskan juga komponen-komponen lainnya, yaitu kabel tegangan dari power supply yang terhubung ke Motherboard, harddisk, floppy, hati-hati dalam pengerjaannya jangan terburu-buru. Begitu juga dengan Card yang menempel pada Mother board (VGA, Sound atau Card lainnya). Sekarang yang menempel pada cashing hanya MotherBoard saja. Silahkan anda periksa Motherboadnya dengan teliti, lihat Chip (IC), Elko, Transistor dan yang lainnya apakah ada yang terbakar.
Jika tidak ada tanda-tanda komponen yang terbakar kemungkinan Motherboard masih bagus, tapi ada kalanya Mother board tidak jalan karena kerusakan pada program yang terdapat di BIOS
Gejala :
Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu proses tidak berlanjut dan diam beberapa saat tidak langsung masuk ke operating system, dan kemudian di layar monitor ada pesan “harddisk error, harddisk Failur, setelah itu muncul pesan “press F1 to continou” setelah kita menekan tombol F1 tidak masuk Operating system dan muncul pesan “Operating system not found”.
3. Kerusakan Pada Harddisk
Solusi :
Periksa kabel tegangan dan kabel data yang masuk ke harddisk apakah longgar, sebaiknya dikencangkan, kemudian nyalakan dan coba anda dengarkan apakah suara yang keluar dari harddisk normal, jika tidak normal berati harddisk rusak di controllernya.
Gejala :
Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu muncul pesan “Operating system not found”.
Solusi :
Ada kemungkinan Operating system rusak, bisa diatasi dengan install ualng atau jika OS anda menggunakan windows 2000/XP ada Fasilitas Repairnya. atau ada kemungkinan juga harddisk anda tidak terdeteksi dan lakukan langkah diatas
Gejala :
harddisk bad sector?
Solusi :
Ada beberapa faktor penyebab terjadi bad sector diantaranya, tegangan listrik tidak stabil, sering terjadi putusnya aliran listrik secara mendadak, setelah pemakaina tidak di shut down, pemakaian yang terlalu lama, ada 2 jenis bad sector yaitu fisik dan software.Untuk mengatasinya ada beberapa cara, diantaranya menggunakan software untuk menghilangkan badsector.pembahan lebih lanjut ada di eBook Metode perbaikan komputer dan bisa anda dapatkan jika anda bergabung menjadi Member Aktif.
4. Kerusakan CD/DVD/ROM/RW & Floppy Disk
Gejala :
Jenis kerusakan yang biasa ditemui :
1. Tidak terdeteksi di windows
2. Tidak bisa keluar masuk CD
3. Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD)
4. Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk)
Solusi :
1. Periksa kabel data dan kabel tegangan yang masuk ke CD-floppy, perikas di setup bios apakah sudah dideteksi? sebaiknya diset auto. Periksa apakah led menyala, jika tidak kerusakan di Controllernya.
2. Kerusakan ada pada mekanik motor atau karet motor.
3. Kerusakan Biasanya pada optik, tetapi ada kemungkinan masih bisa diperbaiki dengan cara men-set ualng optik tersebut.
4. Head Kotor, bisa dibersihkan menggunakan Cutenbud (langkah-langkah diatas secara lengkap dapat anda temukan di e-book “Metode perbaikan komputer cepat dan akurat” dan bisa anda dapatkan jika anda bergabung menjadi member perbaikankomputer.com
Masalah BIOS
Gejala :
Hati-hati dalam Update Bios, ketika meng-Update anda keliru memilih versi Bios, PC jadi tidak jalan bahkan anda tidak dapat masuk ke BIOS.
Solusi :
Biasanya Update tidak dapat dibatalkan, hanya jenis Motherboard tertentu yang memiliki backup BIOS pada Chip-nya, Disitu tersimpan jenis asli BIOS yang tidak dapat dihapus, untuk dapat merestore-nya anda tinggal memindahkan Posisi Jumper khusus yang biasanya sudah ada petunjuk di buku manualnya. Kemudian hidupka PC dan tunggu 10 detik, BIOS yang asli telah di Restore, kembalikan Posisi Jumper pada posisi semula, dan PC siap dijalankan kembali. Jika Motherboard tidak memiliki pasilitas tersebut, Chip BIOS harus dikirim ke Produsen, Jenis BIOS dapat anda lihat di buku manualnya. Berhati-hati dalam pemasangannya jangan sampai kaki IC BIOS patah atau terbalik Posisinya.
Gejala :
CPU mengeluarkan suara Beep beberapa kali di speakernya dan tidak ada tampilan ke layar monitor, padahal monitor tidak bermasalah.
Solusi :
Bunyi Beep menandakan adanya pesan kesalahan tertentu dari BIOS, Bunyi tersebut menunjukan jenis kesalahan apa yang terjadi pada PC, Biasanya kesalahan pada Memory yang tdk terdeteksi, VGA Card, yang tidak terpasang dengan baik, Processor bahkan kabel data Monitor pun bisa jadi penyebabnya.Silahkan anda periksa masalah tersebut.
Berikut Pesan kesalahan BIOS :
Bunyi kesalahan BIOS biasanya tidak semua. Motherboard menandakan kesalahan yang sama tergantung dari jenis BIOS nya.
[AMI BIOS]
Beep 1x : RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, Beep 6x : Kesalahan Gate A20 – Menunjukan Keyboard yang rusak atau IC Gate A20-nya sendiri, Beep 8x : Grapihic Card / VGA Card tidak terpasang dengan baik atau Rusak, Beep 11x : Checksum Error, periksa Batre Bios, dan ganti dengan yang baru.
[AWARD BIOS]
Beep 1x Panjang : RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, Beep 1x Panjang 2x Pendek : Kerusakan Pada Graphic Card (VGA), Periksa bisa juga Pemasangan pada slotnya tidak pas (kurang masuk), Beep 1x Panjang 3x Pendek : Keyboard rusak atau tidak terpasang. Beep Tidak terputus / bunyi terus menerus : RAM atau Graphic Card tidak terdeteksi.
Batrey CMOS Rusak / Lemah
Gejala : Muncul Pesan CMOS Checksum Vailure / Batrey Low, diakibatkan tegangna yang men-supply IC CMOS/BIOS tidak normal dikarenakan batrey lemah, sehingga settingan BIOS kembali ke Default-nya/setingan standar pabrik, dan konfigurasi Hardware harus di Set ulang.
Solusi : Segera Ganti Batrey nya
Gejala : CPU yang sering Hang?
Solusi : Ada beberapa faktor terjadi hanging diantaranya : Ada BadSector di Harddisk, Ada Virus, Ada masalah di Hardware seperti Memory Kotor/Rusak, MBoard Kotor/Rusak, Cooling Fan perputaran fan nya sudah lemah, Power Supply tidak stabil…..sebaiknya jangan dipaksakan untuk digunakan karena akan berakibat lebih fatal, silahkan hub: kami untuk dapat mengatasi masalah tersebut
Gejala : Komputer sering tampil blue screen apa penyebabnya?
Solusi : Pesan Blue Screen bisa disebabkan system windows ada yang rusak, Bisa dari Memory, Bisa dari hardisk, bisa dari komponen lainnya, tergantung pesan blue screen yang ditampilkan.
Gejala : Komputer jadi lebih lambat dari sebelumnya, padahal awalnya tidak begitu lambat
Solusi : Penyebab komputer anda prosesnya lambat ada beberapa faktor yaitu : Space hardisk terlalu penuh, terlalu banyak program / software yang memakan space harddisk dan memory, ada virus, harddisk badsector.
Tips Mengganti nama Processor
Agan-agan sekalian, ada trik baru nih. Ternyata, nama processor di komputer kita bisa kita ganti. Tapi ini hanya namanya saja. Kalau spesifikasinya tetap seperti semula. Ini bisa anda gunakan jika anda ingin mengelabui seseorang agar mengira komputer anda adalah Pentium 4, atau lebih tinggi. Tetapi padahal komputer anda adalah pentium 2 atau 3.
Caranya sebagai berikut :
1. Masuk ke registry editor anda ( Start –> Run –> Ketik regedit )
2. Masuk ke registry berikut
HKEY_LOCAL_MACHINE\HARDWARE\DISCRIPTION\System\CentralProcessor\
atau
HKEY_LOCAL_MACHINE\HARDWARE\DISCRIPTION\System\CentralProcessor\
atau
HKEY_LOCAL_MACHINE\HARDWARE\DISCRIPTION\System\CentralProcessor\1\
3. Cari key dengan nama “ProcessorNameString”
(atau biar lebih mudah anda pilih menu Edit, pilih Find. Terus anda isikan "ProcessorNameString" lalu Enter)
4. Klik kanan key tersebut lalu pilih Modify dan ubah Value Data tersebut sesuai keinginan anda (Contoh : Intel Core2 Duo)atau yang lebih tinggi. Sesuai keinginan anda.
Sekarang anda bisa melihat perubahannya di System Properties anda (klik kanan icon My Computer dan pilih Properties ). Di situ pasti nama Processor anda telah berubah dengan yang anda isikan di Registry sebelumnya.
Tips Merawat Harddisk
Harddisk merupakan media penyimpan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data dalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi adanya program aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga membutuhkan media penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu instansi. Tidak hanya itu, harddisk diharapkan juga diimbangi dari kecepatan aksesnya. Kecepatan harddisk bila dibandingkan dengan disket biasa, sangat jauh. Hal ini dikarenakan harddisk mempunyai mekanisme yang berbeda dan teknologi bahan yang tentu saja lebih baik dari pada disket biasa. Bila tanpa harddisk, dapat dibayangkan betapa banyak yang harus disediakan untuk menyimpan data kepegawaian suatu instansi atau menyimpan program aplikasi. Hal ini tentu saja tidak efisien. Ditambah lagi waktu pembacaannya yang sangat lambat bila menggunakan media penyimpanan disket konvensional tersebut.
Di sini saya ingin sharing, bagaimana caranya untuk merawat harddisk agar tetap awet, bisa bertahan lama, tetap aman untuk digunakan (maksudnya datanya tidak hilang). Berikut ini adalah beberapa tips untuk merawat harddisk:
1.Install lah sebuah antivirus untuk berjaga jaga apabila nantinya ada virus yang menyerang dan merusak data anda. Kalo bisa antivirusnya harus rutin di update.
2.Usahakan untuk selalu melakukan backup data yang penting.
3.Gunakan scandisk untuk mengecek apakah ada badsector didalam harddisk.
4.selalu lakukan Defragment paling tidak 2 minggu sekali agar data data di dalam harddisk selalu tersusun rapi.
5.Gunakan Software pihak ketiga untuk membersihkan junk file, duplikat file, dan recycle bin. Anda bisa menggunakan System Cleaner.
6.Jangan terlalu sering mencabut dan memasang kembali harddisk kedalam CPU. Karena Harddisk sangat sensitive. Jika terkena goncangan, maka data data didalam harddisk terancam hilang.
7.Jangan menyimpan data terlampau banyak. Maksudnya jangan sampai free harddisk sampe tinggal beberapa kylobyte. Tapi berilah ruang sedikit agar harddisk tidak terlalu sesak setidaknya sisakan sekitar 20 MB. Apabila anda menggunakan OS Windows biasanya akan muncul warning jika harddisk kita terlampau penuh.
8.Uninstall program program yang tidak berguna agar tidak memberatkan harddisk.
9.Pakailah UPS atau Stavolt. Gunanya jika kita menggunakan UPS adalah apabila sewaktu kita sedang menggunakan komputer tiba tiba listrik padam, komputer tidak akan langsung mati. Jadi kita bisa menyimpan dulu data baru dimatikan. Komputer yang tiba tiba mati tanpa di shutdown terlebih dahulu akan membuat harddisk cepat rusak.
10.Ventilasi yang cukup. Jangan meletakkan CPU di tempat yang terlalu sesak atau sempit. Karena bisa membuat udara tidak bisa keluar sehingga menyebabkan harddisk menjadi cepat panas. Jadi sebaiknya pilih CPU yang memiliki banyak kipas dan tempatkan di tempat yang agak luas.
11.Jangan terlalu sering memformat hardisk karena harddisk akan cepat menua (umurnya pendek. Dan juga kapasitas harddisk akan berkurang.
12.Hindari penggunaan Deepfreeze atau semacamnya, jika memang menggunakan hindari untuk sering membuka dan meutup deepfreeze karena memperpendek umur harddisk.
SEMOGA BERMANFAAT...
Thursday, August 5, 2010
Tips Memilih Anti Virus
Dengan semakin banyaknya virus-virus yang mengancam komputer kita, anti virus merupakan software yang wajib diinstal di komputer kita. Banyak pilihan anti virus yang bisa kita gunakan dari yang harganya selangit sampai yang gratisan. Sebaiknya Anti Virus tersebut juga bisa memberikan keamanan dalam berinternet (browsing). Supaya tidak bingung memilih mana yang bagus, saya akan memberi gambaran tentang beberapa produk anti virus.
1. Kaspersky
Menurut sayaKaspersky merupakan anti virus terbaik saat ini. Kaspersky mampu mengenali banyak virus termasuk virus lokal Indonesia. Yang patut diacungi jempol dari dari anti virus ini adalah updatenya yang sangat cepat. Bahkan jika kita melihat ke situsnya akan ada info virus terbaru yang dikenali setiap menitnya.
2. AVG
Bisa dibilang AVG merupakan antivirus sejuta umat, karena saking banyaknya yang menggunakannya dan tentu saja gratis. AVG cukup ampuh menangani virus lokal maupun virus dari luar.
3. AntiVir
AntiVir merupakan antivirus yang cukup lumayan bagus, saya sendiri memakai anti virus ini. Beberapa virus yang lolos dari antivirus lain bisa terdeteksi dengan antivirus ini.
4. McAfee
Sebenarnya ini merupakan antivirus yang cukup handal, tetapi sayang jika saya menginstal McAfee webserver saya yang menggunakan Apache tidak mau jalan.
5. Norton
Pertama kali saya punya komputer, Norton meruapakan antirus pertama yang saya gunakan, karena memang cukup ampuh. Tetapi lama kelamaan Norton menjadi sangat berat, bahkan melebihi beratnya game. Dijamin kalau RAM kamu cuma pas-pasan bisa-bisa aplikasi lain gak bagian memori.
6. Norman
Untuk urusan nganganin virus lokal, Norman sebenarnya cukup oke, tapi sayangnya updatenya harus online, kalau gak punya koneksi internet trs piye ?
Review ini saya buat berdasarkan pengalaman saya saja, mungkin ada yang punya pandangan berbeda.
Enable atau Disable Registry Editor
Enable atau Disable Registry Editor
16:49 PENGETAHUAN
Pernah dapat “registry editor has been disabled by your administrator”? Kemungkinan besar kena virus tuh.
Registry editor sangat penting bagi user yang suka mengutak-atik komputernya. Registry editor dapat dipakai untuk user yang memang ahli komputer ataupun yang mau coba-coba. Dalam registry editor, kita bisa mengatur tampilan, fungsionalitas windows, dan menu-menu pada suatu program.
Beberapa varian virus dapat men-disable registry editor. Dan ada beberapa cara untuk men-enable program tadi.
Untuk enable Registry Editor:
REG add HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System /v DisableRegistryTools /t REG_DWORD /d 0 /f
Untuk disable Registry Editor:
REG add HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\System /v DisableRegistryTools /t REG_DWORD /d 1 /f
Copy paste kode tadi di menu run (shortcut windows+R) dan tekan enter.
Cobalah membuka registry editor (menu run ketik regedit). Dan lakukan apa yang biasa anda lakukan dengan task manager maupun registry editor.
Knowledge'z Blog tidak bertanggung jawab atas kesalahan pengaturan yang anda lakukan karena kode ini tidak akan mengubah pengaturan windows anda dan kode ini hanya men-enable task manager maupun registry editor.
Subscribe to:
Posts (Atom)





